Showing posts with label Wisata Alam. Show all posts

/

Sawah Indah, Makan dan Rekreasi di Tengah Sawah

Oleh : Maria Ekaristi

Sumpek dengan rutinitas sehari-hari? Atau, ingin menikmati suasana makan siang yang jauh dari kebisingan? Datanglah ke Rumah Makan Sawah Indah di Jalan Raya Teges - Goa Gajah, Ubud. Dijamin, begitu memasuki tempat tersebut anda akan merasakan suasana yang berbeda. Rumah makan ini berada di tengah areal persawahan yang sejuk sangat cocok untuk bersantap sembari bersantai.

Menu makanan andalannya adalah menu-menu tradisional yang memanjakan lidah seperti ikan, ayam atau bebek bumbu Bali dengan berbagai olahan. Juga aneka sayuran bumbu Bali yang sedap seperti plecing kangkung dan plecing gonda.



Yang istimewa, Bebek Goreng yang yang terhidang di rumah makan ini begitu gurih dan renyah. Nyaris melampaui hidangan bebek goreng di resto-resto spesialis bebek goreng yang sudah terkenal.

Di luar itu, kelebihan rumah makan yang dikelola oleh Eka Sugiyantha ini adalah ketersediaan layanan outbound dan berbagai wahana permainan di arena lumpur seperti gebug bantal, bola tangan, tarik tambang, menangkap belut, menangkap bebek, bakiak tandem, menanam padi, membajak sawah, dan memancing. Hal ini menjadikan rumah makan Sawah Indah ini sebagai wahana yang asyik untuk liburan keluarga.

Untuk program outbond, ada beberapa layanan yang tersedia. Jika anda memilih Full Program, minimal peserta 20 orang, anda akan diajak untuk menikmatik kegiatan cycling, trekking; permainan di lumpur (gebug bantal, bola tangan, tarik tambang, nangkap belut, nangkap bebek), bakiak tandem, menanam padi dan memancing. Jika mengingkan kegiatan seperti menanam padi atau membajak sawah, ada biaya sedikit tambahan untuk itu.

Untuk paket full program yang dimulai sejak pukul 09.00 hingga pukul 15.00 ini, anda dikenakan biaya Rp. 325 ribu per pax. Harga tersebut sudah termasuk dua kali coffee break dan makan siang.

Jika menginginkan paket dengan jumlah peserta yang lebih kecil, tersedia Paket Family dengan peserta minimal empat orang. Kegiatannya: permainan di lumpur dan memancing. Untuk paket ini, biaya yang harus anda keluarkan adalah Rp. 150 ribu per pax. Harga tersebut sudah termasuk biaya makan siang.

Jika anda mengikuti aktivitas outbond, jangan lupa membawa baju ganti dan perlengkapan mandi.

Fasilitas lain yang terdapat di areal rumah makan "Sawah Indah" adalah:

Camping
Tenda untuk lima dan 10 orang
Check in pukul 11.00, check out pukul 14.00 keesokan harinya
Harga: Rp. 200 ribu per pax termasuk breakfast
games di lumpur; mandi di sungai.

Memancing
sewa pancing Rp. 10 ribu per unit
umpan Rp. 5 ribu per bungkus
gurami Rp. 60 ribu per kg
lele Rp. 37 ribu per kilogram

Dengan fasilitas empat gazebo dan lokasi yang dapat menampung sampai sepuluh tenda serta areal parkir yang dapat menampung hingga 30 mobil, wahana ini sangat cocok dipilih sebagai alternatif liburan keluarga atau lembaga.

Bagaimana mencapai lokasi "Sawah Indah"? Bila anda berangkat dari Denpasar menuju obyek wisata Pura Goa Gajah, tiba di pertigaan Teges, berbeloklah ke kanan. Anda memasuki Jalan Raya Goa Gajah. Beberapa meter sebelum pompa bensin yang terletak di sisi kiri jalan, anda akan melihat papan nama Sawah Indah. Masuklah ke gang itu, selanjutnyaa Anda akan akan dipandu dengan papan penunjuk arah yang dipasang di sepanjang jalan kecil di tengah-tengah persawahan.







Rumah Makan Sawah Indah
Jl. Raya Teges - Goa Gajah, Ubud, Gianyar
0361.7858080


Hide

/

Ekowisata Kiadan, Berwisata Sembari Mengakrabi Alam

Ini adalah satu di antara sedikit wahana Ekowisata (Ecotourism) yang ada di Bali. Wahana ini berupa perkebunan kopi yang dikelola oleh masyarakat setempat. Lokasinya di Banjar Kiadan, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Di banjar terebut, masyarakat mengelola kebun kopi dan memproduksi bubuk kopi dengan merek dagang “Ijo Bang”. Pada areal perkebunan kopi seluas 243 hektar tersebutlah ekowisata ini dilaksanakan. Bentuknya adalah wisata trekking menyusuri areal perkebunan dan beberapa tempat menarik antara lain air terjun Nungnung.

Ada dua jalur trekking yang ditawarkan, yakni “Jalur Panjang” yang menghabiskan waktu sekitar tiga jam, dan “Jalur Pendek” yang memutuhkan waktu hanya satu jam saja. Dalam perjalanan tersebut, kamu akan dipandu oleh seorang atau beberapa orang pemandu yang akan menjelaskan secara mendetil tentang berbagai macam tumbuhan, perdu, semak dan pohon yang ada di sepanjang perjalanan, lengkap dengan kegunaannya masing-masing.

Ketika Jalan-jalan Bali bertandang ke sana, kami disambut dengan hangat oleh pengelola di Balai Subak Sari Boga, Br. Kiadan, Pelaga, Badung Utara. Balai Subak tersebut adalah sebuah wantilan (aula) yang tampak unik karena plafonnya yang terbuat dari bambu batangan. Hampir semua mebel dan perabotannya pun terbuat dari bambu.

Di wantilan tersebut, kami disuguhi kopi Kiadan yang rasanya begitu khas. Sebelum disuguhkan, kopi itu yang direbus dengan kuali yang terbuat dari tanah di tungku dengan bara api yang terukur sedemikian rupa. Sebagai teman kopi, kami mendapat suguhan penganan yang terbuat dari ketan dan ketela rambat yang di kukus. Keduanya diurap dengan parutan kelapa dan, bila suka, disirami cairan gula merah.

Setelah itu, barulah kami berkeliling menelusuri perkebunan kopi sembari mengenal lebih dekat tanaman bambu, tanaman-tanaman obat, serta kehidupan masyarakat yang ada di wilayah itu. Seorang pemandu yang berpengalaman sejak 1999 mengantarkan kami untuk mengenal banyak hal yang tadinya tampak biasa-biasa saja menjadi terasa luar biasa. Di Kiadan, selain pemandu tadi, ada 11 pemandu lain yang bisa melakukan hal yang sama.

Untuk rombongan trekking yang besar dan berniat menginap di kawasan ini, tersedia sarana akomodasi berupa home stay yang mampu menampung sebanyak 30 orang tamu.

Hide