Showing posts with label Monumen Bajra Sandhi. Show all posts

/

Anjungan Air Minum Otomatis di Renon

Oleh: Maria Ekaristi

Kawasan wisata dan olahraga lapangan Renon kini dilengkapi dengan Anjungan Air Minum Otomatis (AMO). Sarana tersebut memungkinkan para pelancong yang datang untuk menikmati keindahan Monumen Bajra Sandhi atau masyarakat umum yang datang untuk berolahraga dapat menikmati air minum sehat secara gratis.

Sarana ini disediakan oleh Pemerintah Kota Denpasar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang ramai datang berolahraga ataupun beranjangsana di kawasan tersebut. Mengenai kualitasnya, menurut Sekretaris Kota denpasar A.A. Rai Iswara AMO ini sudah melalui tujuh proses pemurnian dan menggunakan teknologi Ultra Filtrasi serta Ultra Violet untuk proses sterilisasi.

“Dengan demikian, saya menjamin air minum ini sehat dan aman untuk dikonsumsi mayarakat”, ujarnya.

Selain di lapangan Renon, Pemkot juga telah memasang dua AMO di pantai Segara Ayu dan di lapangan Puputan Badung. Namun satu di antara kedua AMO tersebut telah rusak akibat kurang perawatan dan ulah tangan jahil. Meski begitu Pemkot Denpasar tetap berencana akan menambah lagi sarana serupa di beberapa titik strategis di kota Denpasar.


Berita Terkait:
Jogging Track Sanur dilengkapi AMO

Hide

/

Monumen Bajra Sandhi

Bajra Sandhi merupakan monumen perjuangan rakyat Bali. Monumen ini didirikan sebagai simbol penghormatan rakyat Bali terhadap para pahlawannya, sekaligus lambang semangat mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan 17 anak tangga di pintu utama, delapan buah tiang agung di dalam gedung monumen, monumen yang menjulang setinggi 45 meter

Selain itu, monumen yang berlokasi persis di depan kantor Gubernur Bali menggambarkan sebuah genta yang tinggi menjulang di tengah padma melambangkan pertemuan antara lingga dan yoni yaitu sifat maskulinitas dan sifat femininitas. Harmonisasi dari kedua sifat tersebut akan melahirkan kesuburan dan kemakmuran.

Bangunan ini menerapkan konsepsi Tri Mandala. Bagian inti disebut Utama Mandala. Bagian tengah yang mengitari bangunan inti disebut Madya Mandala. Sedangkan pelataran bawah yang mengitari Utama Mandala dan Madya Mandala disebut dengan Nista Mandala.

Bagian Utama Mandala sendiri tersusun lagi atas tiga lantai yaitu Utamaning Utama Mandala, lantai teratas yang merupakan ruang ketenangan, tempat di mana kamu dapat menikmati pemandangan di sekeliling monumen. Lantai di bawahnya dinamakan Madyaning Utama Mandala. Di lantai ini dipajang 33 diaroma yang menggambarkan sejarah peradaban manusia Bali dari zaman pra sejarah hingga zaman kemerdekaan. Di sekeliling ruangan ini terdapat teras terbuka untuk menikmati pemandangan sekeliling. Lantai di bawahnya lagi dinamakan Nistaning Utama Mandala adalah lantai dasar gedung Monumen. Di sini terdapat ruang informasi, ruang perpustakaan, ruang pameran, ruang pertemuan, ruang administrasi, dan toilet. Di tengah-tengah ruangan tersebut terdapat kolam yang diberi nama Puser Tasik. Di kolam itulah tertancap delapan tiang agung dan tangga naik berbentuk tapak dara (tanda tambah).

Tiket
Rp 2 ribu.

Akses
Karena berada kawasan pusat pemerintahan provinsi Bali, Monumen Bajra Sandhi sangat mudah dijangkau dari mana pun. Kamu dapat mengunjunginya dengan mengendarai kendaraan sendiri, taksi, rombongan atau dengan angkutan umum.


Hide