Showing posts with label Kunjungan Wisata. Show all posts

/

Pramuwisata Bali Ditertibkan

Pramuwisata liar dapat meng ganggu tatanan pelayanan wisata di Bali. Banyak dampak buruk yang mungkin timbul akibat sepak-terjang mereka, seperti melanggar tatakrama di tempat wisata, berbuat tak bertanggungjawab terhadap wisatawan, dan banyak lagi. Karena itu, begitu menerima laporan masyarakat tentang adanya pramuwisata liar, Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Diparda) Bali Ida Bagus Kade Subhiksu langsung membentuk tim untuk melakukan penertiban.

Tim tersebut terdiri dari beberapa instansi yakni Dinas tenaga Kerja, Imigrasi, Pengadilan Tinggi, Biro Hukum Sekretariat Provinsi Bali, PPNS Diparda Bali, Polisi Pariwisata, Satpol PP, dan unsur Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Daerah Bali. Begitu bergerak di kabupaten Badung yakni di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK), Uluwatu, Taman Ayun, Bandara Ngurah rai dan Suwung, tim ini langsung menjaring 86 pelanggar termasuk pramuwisata yang diidentifikasi liar.

Pelanggaran yang banyak ditemukan adalah pramuwisata yang tidak memakai pakaian adat Bali. Dari pelanggaran tersebut, tim selanjutnya menahan kartu tanda pengenal pramuwisata (KTPP) yang bersangkutan. Pelanggaran lainnya, adalah berpraktek tanpa dilengkapi dengan KTPP atau denganKTTP yang masa berlakunya kadaluwarsa. Seluruh pelanggar ini kemudian diproses melalui pengadilan yang rata-rata dikenai sanksi berupa denda.

Menurut Peraturan Daerah Bali Nomor 5 tahun 2008, pramuwisata yang melanggar diancam dengan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 10 juta.

Menurut Subhiksu, sejauh ini tim penertiban belum menemukan pramuwisata asing yang beroperasi secara liar. Meskipun menurut beberapa pelaku wisata, hal itu terjadi di lapangan.
“Biasanya, mereka menyaru sebagai wisatawan. Untuk mengelebaui petugas, mereka menyewa pramuwisata lokal yang tugasnya hanya mengikuti rombongan dan diam saja,” ucap seorang pramuwisata yang enggan disebutkan namanya.

Menurut peraturan, orang asing yang mengantar wisatawan ke Bali hanya diperbolehkan sebagai tour leader dan wajib mengantongi lisensi untuk profesi tersebut.

Buat kamu, gunakan jasa pramuwisata resmi. Jika memutuskan untuk tak menggunakan jasa mereka, belilah buku panduan wisata dan pelajari dengan baik sebelum berwisata (abe/jjb)

Hide

/

Juni-Juli, Kunjungan ke Bali Diperkirakan Padat

Kunjungan wisatawan domestik ke Bali diperkirakan akan meningkat dan mencapai puncaknya pada Juni-Juli bertepatan dengan musim liburan sekolah. Apalagi pada saat bersamaan akan digelar Pesta Kesenian Bali selama sebulan sejak 13 Juni hingga 11 Juli 2009.
Berkaitan dengan itu, hotel-hotel di Bali terutama yang berada di kawasan Kuta, Legian, Seminyak dan Tuban akan kebanjiran tamu. Bahkan sebagian di antaranya sudah penuh pesanan untuk kurun waktu tersebut.

Selain wisatawan domestik, kunjungan wisatawan macanegara (wisman) pun diperkirakan bakal meningkat. Tiga bulan pertama tahun ini saja (Januari-Maret) kedatangan wisman ke Bali mencapai 490.454 orang. Menurut data Biro Pusat Statistik Bali, dari jumlah tersebut, wisatawan Cinalah yang tertinggi tingkat lonjakannya, yakni sekitar 88,16 persen.

Namun, secara keseluruhan menurut data tahun 2008, sepuluh negara yang paling banyak masyarakatnya berlibur ke Pulau Dewata, berturut-turut adalah Jepang (359.827 orang), Australia (313.313), Korea Selatan (134.909 orang), China (131.319 orang), Taiwan (130.449), Malaysia (129.727 orang), Inggris (82.827 orang), Jerman (82.686 orang), Perancis (77.379 orang ), Amerika Serikat (68.619 orang).

Bagi kamu yang berencana berlibur ke Bali, bergegaslah untuk mencari nformasi tentang hotel atau sarana akomodasi lainnya untuk menginap nantinya. Sekadar mengingatkan, mulai awal Mei 2009 hotel-hotel di Sanur telah mendapatkan pesanan kamar dari wisman untuk menginap pada liburan Agustus 2009. Bahkan, ada beberapa hotel di Sanur yang pada bulan Agustus 2009 kapasitas hotelnya sudah over booking.

Tips Memilih Hotel di Bali

  • Jika kamu memilih hotel atau sarana akomodasi via internet, pilihlah yang memiliki latar belakang usaha yang jelas. Baca secara teliti profil yang tertulis di halaman about us web site mereka. Prioritaskan perhatian pada penyedia jasa dalam bentuk perusahaan ketimbang perorangan.
  • Jika memesan hotel melalui penyedia jasa layanan akomodasi, pastikan penyedia jasa tersebut memiliki kontak yang jelas. Ketahui alamat lengkap, nomor telepon dan fax, serta emergency number yang dapat dihubungi kapan saja. Hindari penyedia jasa yang hanya mencantumkan nomor HP atau alamat email saja. Kedua jenis kontak tersebut dapat diganti kapan saja dengan mudah.
  • Hotel-hotel di Bali sebagian besar menerapkan harga khusus di bulan Juni-Juli dan Desember (high season surcharge). Malah ada juga yang memberlakukannya pada Agustus. Agar tak kecele, cek dulu harga hotel apakah harga yang mereka berikan sudah termasuk harga khusus tersebut.
  • Cek dengan teliti harga yang diberikan hotel kepadamu, apakah sudah termasuk breakfast dan pajak atau belum. Tanyakan pula kebijakan mereka dalam menentukan seorang tamu tergolong dewasa atau anak-anak. Ada hotel yang mengenakan tarif dewasa kepada anak berumur 12 tahun, ada juga yang di bawah atau di atas usia itu.
  • Jika kamu menginap bersama rombongan yang jumlahnya ganjil, tanyalah pihak hotel apakah mereka membolehkan tidur sekamar bertiga tanpa extra bed. Soalnya, ada yang mengharuskan extra bed bahkan harus menggunakan satu kamar lain.
  • Pada saat waktu kunjungan padat, jangan memaksakan diri untuk menginap di kawasan Kuta atau Legian/Seminyak. Kamu bisa memilih hotel di kawasan lain seperti Sanur atau Jimbaran. Pilihanmu akan lebih banyak, dan harganya pun akan lebih “ramah”.
  • Cari informasi di internet tentang hotel atau paket wisata di Bali, catat nama hotel dan lokasinya, lalu kontak (0361) 108 untuk menanyakan nomor telepon hotel tersebut. Setelah dapat, booking langsung ke hotelnya.
  • Gunakan jasa travel agent yang bonafid dan terpercaya.
  • Pilih hotel yang menyediakan servis gratis antar jemput ke airport atau shuttle bus ke Kuta (jika kamu menginap di luar kawasan ini).

Hide

/

Bali Tingkatkan Bio Security untuk Tangkal Flu Babi

Sebagai daerah terbuka dari kunjungan wisatawan, Bali mengantisipasi wabah merebaknya flu babi di dunia. Antisipasi dimulai dari pintu gerbang masuk Bali, yaitu Bandara Ngurah Rai. Saat ini, seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Nyoman Suteja kepada wartawan Selasa (28/4/2009), Bali telah melakukan siaga I untuk kasus ini.

“(Karena itu) antisipasinya dimulai dari pintu masuk pertama (bandara)," ucap Suteja.
Menurut Suteja, melihat penyebaran flu babi yang dapat terjadi antar-manusia, maka penggunaan Thermo Scanner yang telah berfungsi sejak flu burung, flu Singapura, semakin diintensifkan.

Sementara itu, untuk mengantispasi masuknya virus flu babi, puluhan peternak babi di Kabupaten Badung mendapat pembagian cairan disinfektan dan masker. Pembagian cairan disinfektan dan masker tersebut dilakukan oleh petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan dengan cara mendatangi sentra peternakan di tiga wilayah, yakni Kecamatan Jagapati, Kecamatan Mengwi, dan Kecamatan Petang.

Menurut catatan, populasi babi di Badung, diperkirakan mencapai 300 ribu ekor, sekitar 32,4 persen dari keseluruhan populasi babi di pulau Bali. Dan, sejauh ini Kepala Dinas Peternakan Bali Ida Bagus Alit telah mengeluarkan surat kepada seluruh dinas di kota/kabupaten untuk melakukan pembinaan kepada peternak agar meningkatkan bio security dan surveillance terkait flu babi.

Sejauh ini, wabah flu babi yang terjadi di beberapa negara Amerika Latin seperti Meksiko dan Kanada, belum berpengaruh terhadap kujungan wisatawan ke Bali. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Drs IB Subhiksu, sampat saat ini belum ada laporan wisatawan yang membatalkan atau menunda kunjungannya ke Bali karena kasus tersebut.

Karena rata-rata kunjungan wisatawan Meksiko dan Kanada ke Bali cukup besar, sementara kedua negara tersebut merupakan kawasan di mana flu babi telah mewabah dan menewaskan puluhan orang, maka Dinas Pariwisata Provinsi Bali melakukan koordinasi dengan bandara Ngurah Raid dan Dinas Peternakan untuk mengantisipasi masuknya wisatawan asing yang terjangkit flu babi ke Bali.

Menghindari Flu Babi
Cara penularan flu babi adalah melalui udara. Bisa juga lewat kontak langsung dengan penderita. Masa inkubasi kuman penyakit ini tiga sampai empat hari. Pencegahan terbaik agar tidak terpapar flu babi adalah:
- berperilaku hidup sehat,
- tutup hidung ketika batuk atau bersin
- cuci tangan dengan sabun seusai beraktifitas
- segera kontrol bila mengalami gejala klinis flu
(abe/jjb)

Hide

/

Melonjak, Kunjungan Pelancong Iran ke Bali

Warga negara Iran ternyata memiliki hobi melancong ke negeri lain. Beberapa negara seperti Brazil, Cyprus, Turki, Dubai, India, Thailand, Malaysia mencatat kunjungan warga Negeri Mullah tersebut ke negerinya cukup tinggi dan meningkat dari tahun ke tahun. Bagaimana dengan kunjungan ke Indonesia? Kunjungan turis Iran ke Indonesia juga cukup banyak. Yang terbanyak mereka berkunjung ke Bali. Yang menarik, dalam tiga tahun terakhir, kunjungan tersebut meningkat pesat. Diduga hal ini disebabkan oleh karena Pemerintah Indonesia memberlakukan Visa on Arrival (VoA) serta kunjungan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ke Bali bulan Mei 2006 yang lalu.

Beberapa pelaku wisata mencatat, sejak saat itu kunjungan yang mulanya hanya berkisar 75 orang per tahun meningkat menjadi 300. Bahkan, menurut Amir Husin Zare, GM Aryana Service kepada Harian Radar Bali, saat Tahun Baru Iran yang jatuh pada 20 Maret 2009 lalu, perusahaannya sukses meng-handle 800 turis Iran yang datang ke Bali dengan men-charter tiga pesawat Boing 747-300 milik maskapai penerbangan Iran, Mahan Air.

Di Jakarta, bulan lalu, dalam keterangannya kepada Pers mengenai rencana pembukaan jalur penerbangan Teheran-Jakarta oleh maskapai penerbangan swasta Iran, Mahan Air, Menbudpar Jero Wacik mengatakan bahwa kunjungan turis Iran ke Indonesia pada tahun 2008 sebanyak 7 ribu orang.

"Dengan adanya penerbangan langsung ini kunjungan wisman dari Iran ke Indonesia akan meningkat tajam. Bisa naik hingga 300 persen," ucapnya.

Menurut beberapa pelaku wisata, dengan promosi yang tepat, bukan tak mungkin kunjungan turis Iran ke Bali mencapai 400 turis dalam sepekan.

Baca juga: Restoran Non-Babi di Bali

Hide

/

Jelang Imlek, Kunjungan ke Bali Meningkat

Tahun Baru China atau Imlek yang jatuh pada 26 Januari 2009 menjadi berkah tersendiri bagi pelaku pariwisata di Bali. Perayaan tahun batu itu diperkirakan akan melonjakkan jumlah wisatawan ke Bali. Menurut prediksi Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Bali, Aloysius Purwa, lonjakan itu dapat mencapai hingga 6000 wisatawan per hari dari yang biasanya maksimal hanya 5000 per hari. Menurut Purwa, wisatawan yang akan menyesaki Bali saat imlek itu besar berasal dari China dan Hongkong.

“Indikasi tersebut terlihat dari catatan yang menunjukkan bahwa menjelang Imlek penerbangan menuju Bali dari China dan Hongkong terisi penuh. Yang menarik, karena flight sudah penuh, beberapa wisatawan China datang ke Bali dengan charter flight," ungkap Purwa.

Berdasarkan data Asita, lama tinggal para wisatawan China dan Hongkong pada libur Imlek ini rata-rata berkisar antara dua hingga tiga hari.

Rupanya Bali masih menjadi tujuan favorit wisatawan untuk merayakan tahun baru Imlek. Setiap Imlek, kunjungan wisatawan selalu meningkat.

So, bagi kamu yang mau berlibur ke Bali pada saat-saat itu, mulailah memesan tiket pesawat dan tempat menginap selama di Bali.

Hide