Showing posts with label Pantai Sanur. Show all posts

/

Saha Nuhur, Tema Sanur Village Festival 2010

Oleh: Maria Ekaristi & Agung Bawantara

Setelah sukses pada empat penyeleng-garaan sebelumnya, tahun ini Yayasan Pembangunan Sanur kembali menggelar Sanur Village Festival (SVF). Festival yang pada tahun-tahun sebelumnya selalu berlangsung dengan meriah tersebut, akan diselenggarakan di pantai Segara Ayu dan Inna Grand Bali Beach Sanur, pada 4-8 Agustus 2010.

Tema festival tahun ini adalah "Saha Nuhur", yang secara harfiah berarti "semangat untuk mengunjungi tempat tertentu". Menurut penelusuran sejarah yang dilakukan panitia festival, kata "Saha" dan "Nuhur" merupakan akar dari kata "Sanur" yang kini menjadi nama kawasan pantai di sisi timur kota Denpasar itu.

"Penggunaan Saha Nuhur sebagai tema festival kali ini adalah untuk menziarahi masa lalu di mana pada saat itu Sanur merupakan pusat pencarian dan penempaan spiritualitas. Dari situ diharapkan memancar semangat untuk mengunjungi diri sendiri dalam pencarian kedamaian dan apa pun yang menjadi tujuan hidup masing-masing," papar Ida Bagus Sidharta putra MBA, ketua panitia SVF 2010, mengenai tema yang diusung tahun ini.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, SVF 2010 menggelar barbagai kegiatan seni, olahraga, kesehatan, kuliner, pameran tanaman, seni instalasi, dan aktivitas pelestarian lingkungan. Aktivitas-aktivitas tersebut antara lain: Turnamen Golf, Bazaar dan Festival Makanan, Festival Yoga Massal, Festival Layang-layang, Festival Bawah Laut, Sepakbola Pantai, Kompetisi Olah Raga Air, Sepeda Santai, Kolaborasi Musik dan Wayang, Kontes Fotografi, Lomba Memasak Tahunan ICA, Pameran dan Lomba Bonsai, Fashion Show dan Pagelaran Musik.

Berita terkait:
Kehidupan Bahari di Sanur Village Festival 2009
Meriah, Acara Pembukaan Sanur Village Festival 2009
Sanur Village Festival 2009 Berlangsung Marak

Hide

/

Kehidupan Bahari di Sanur Village Festival 2009

Pertengahan Agustus nanti, Sanur bakal marak dengan berbagai kegiatan menarik. Selama lima hari, dari tanggal 12 hingga tanggal 16 bulan itu, di kawasan wisata di Kota Denpasar tersebut akan digelar Sanur Village Festival, sebuah acara tahunan yang diprakarsai oleh Yayasan Pembangunan Sanur. Tahun ini perhelatan kebanggaan masyarakat Sanur yang akan digelar di Pantai Mertasari ini mengusung tema “Marine Life” (Kehidupan Bahari).

Lebih marak dari penyelenggaraan sebelumnya, dalam Sanur Village Festival tahun ini akan diselenggarakan lebih banyak kegiatan dan melibatkan lebih banyak partisipasi dari dalam dan luar negeri. Beberapa kegiatan yang sudah dipastikan antara lain Pameran Kartun Internasional, Pameran Bonsai dan Adenium, Sepeda Santai, Lomba Masak Tahunan-International Chefs Association, Parade Budaya, Olahraga Air (Wind Surfing), Parade Jukung, Turnamen Golf, Penanaman Terumbu Karang, Pemeran Lukisan, Bazar, Festival
Jazz, Kontes Fotografi , Lomba Layang-Layang, Yoga Massal, Fun Games, Fashion Show, Body & Face Painting, Pecha Kucha Night, Pameran Anggrek, Pentas Tari Kolaborasi, Festival Makanan dan Pasar Murah, Pagelaran Musik dan eksebisi Layang-layang dari 27 negara.

Sedangkan untuk peserta asing yang akan terlibat, panitia telah memastikan kehadiran beberapa partisipan pada acara yang akan dibuka pada Rabu, 12 Agustus 2009 pukul 17.00 Wita tersebut. Mereka datang dari Bangladesh, Srilanka, Mozambik, Jepang, India, China, Turki dan Mesir. Dari dalam negeri, panitia sudah menerima kepastian partisipan dari Papua, Jawa Timur, Riau dan Sulsel. (abe/jjb)

Hide

/

Jogging Track Sanur dilengkapi AMO

Masyarakat dan Pelancong yang bertandang ke Pantai Segara Ayu, Sanur, Denpasar, kini dapat menikmati fasilitas baru di kawasan itu. Sejak Minggu (28/6/2009) lalu, jalur jogging pantai itu telah dilengkapi dengan anjungan Air Minum Otomatis (AMO), sarana penyediaan air siap minum untuk umum. Dengan memasukkan koin Rp 500 ke alat itu, kamu dapat menikmati air segar yang lansung dapat kamu minum.

Layanan ini diprakarsai oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Denpasar yang rencananya akan dikembangkan di tempat-tempat umum dan kawasan wisata. Pengoperasian perdana AMO dilakukan oleh Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra, yang kemudian mengundang masyarakat dan wisatawan (lokal dan asing) yang kebetulan berada di sekitar situ untuk berbaur dan menikmati air siap minum.

Hide

/

Snorkeling

Snorkeling adalah cara termudah menikmati surga di bawah laut. Aktivitas ini hampir sama dengan free diving, yaitu menyelam di kedalaman air selama beberapa waktu. Berbeda dengan menyelam yang harus menggunakan peralatan dan harus memiliki ketrampilan khusus, snorkeling menggunakan peralatan yang jauh lebih sederhana dan tak memerlukan keahlian khusus. Asal bisa berenang, kamu pasti bisa melakukannya. Peralatan yang kamu butuhkan pun relative sederhana. Kamu hanya memerlukan masker, snorkel dan fin.

Masker terbuat dari bahan plastik yang berfungsi sebagai jendela untuk melihat di dalam air dan mencegah air laut masuk ke hidung. Tanpa masker, mata akan perih akibat serbuan garam laut ke selaput mata.

Snorkel adalah alat bantu pernafasan. Alat ini berupa pipa udara yang salah satu ujungnya dimasukkan ke mulut, sementara ujung lainnya menyembul ke permukaan air. Sebelum menggunakan snorkel di air, berlatihlah terlebih dahulu agar terbiasa menghirup udara dengan mulut.

Sedangkan fin adalah sepatu dari karet berbentuk kaki katak yang berfungsi untuk mempercepat gerakan kamu saat mengapung di air.

Dibanding menyelam, risiko snorkeling jauh lebih kecil, dan dapat dilakukan dengan lebih santai. Cuma, tak seperti menyelam yang bisa leluasa menjelajah hingga ke perairan yang dalam, snorkeling hanya dapat menikmati keindahan bawah air di perairan dangkal di dekat pantai saja.

Lokasi
Sanur (300 meter dari bibir pantai), Amed, Tulamben, Lovina, Nusa Penida, Perairan Pulau Menjangan (Bali Barat).

Biaya
Kocek yang harus kamu rogoh untuk snorkeling di Sanur adalah sebesar Rp 150 ribu per orang per jam. Biaya tersebut sudah menyakup fasilitas glass bottom boat, seorang instruktur, seorang operator perahu, diving mask, sepatu katak (swim fin), safety jacket tanpa wetsuit.

Kalau kamu ingin memotret keindahan pemandangan di bawah air, kamu dapat menyewa underwater camera seharga Rp 150 ribu.

Di pantai Amed, ongkos sewa peralatan snorkeling lebih murah. Di pesisir timur pulau Bali itu, sewa peralatan snorkeling Rp 20 ribu per 12 jam, sewa jaket pelampung Rp 25 ribu per 12 jam. Dan, di sini kamu bebas memilih lokasi snorkeling di titik mana saja. Kata warga setempat, "Ini lautnya Tuhan, mau snorkeling di mana aja silakan...."

Di Lovina, biaya snorkeling, Rp 100 ribu per orang (sudah termasuk air minum botolan dan makanan ikan).


Hide

/

Kayaking

Kayaking adalah olahraga air yang mengasyikkan. Permainan ini menggunakan perahu/kayak dan digerakkan dengan dayung. Permainan ini dapat kamu lakukan di sungai, danau, atau laut.

Ada dua macam kayuhan dalam kayaking yaitu dayung maju dan dayung mundur. Jika menginginkan perahu bergerak ke depan, gerakkanlah dayung ke arah belakang. Sebaliknya, jika ingin perahu mundur atau berhenti, gerakkanlah dayung ke arah depan.

Jika ingin berbelok ke kanan, dayung maju di sisi kiri. Begitu sebaliknya jika ingin berbelok ke kiri.

Di Bali, ada tiga jenis kayak disewakan untuk penggemar permainan ini. Ada yang untuk sendiri, ada yang untuk pasangan (couple), ada pula yang untuk bertiga (threesome).

Keasyikan berkayak adalah kamu dapat menikmati suasana tepian pantai atau danau dengan santai. Ritmenya dapat kamu tentukan sendiri. Sementara jika kegiatan ini kamu lakukan di sungai berarus deras, kamu akan mendapat sensasi yang hebat dalam sebuah petualangan yang mengasyikkan.

Lokasi
• Pantai: Sanur, Tanjung Benoa, Lovina
• Danau: Batur (bedugul), Tamblingan
• Sungai: Ayung

Biaya
Tak terlalu mahal biaya yang harus kamu keluarkan untuk dapat berkayak. Untuk menyewa kayak di pantai atau pun di danau, kamu hanya perlu mengeluarkan tak lebih dari Rp 50 ribu. Kecuali kalau melakukannya di sungai Ayung, kamu harus membayar ongkos sebesar US$ 66 per orang. Harga tersebut sudah termasuk penjemputan, perlengkapan keselamatan, shower dengan air panas, ruang ganti, handuk, dan makan siang secara prasmanan (buffet).

Hide

/

Jet Ski

Permainan ini menggunakan kendaraan yang nggak jauh beda dengan sepeda motor. Bedanya, sepeda motor dijalankan di aspal, jetski dimainkan di air. Selebihnya, sama saja. Meskipun begitu, permainan ini memberikan sensasi yang berbeda dengan mengendarai motor di jalanan. Dengan menggeber kecepatan jet ski, kamu akan merasakan bagaimana rasanya berayun saat kendaraan air tersebut menabrak riak.

Karena kecepatannya yang cihui, banyak vendor tidak mengizinkan tamunya mengendarai jet ski sendiri tanpa didampingi instruktur. Hal ini untuk menghindarkan risiko terjadinya tabrakan antara pengendara jet ski dengan perahu nelayan atau pemain olahraga air lainnya. Biasanya, instruktur akan membantumu mengendarai jet ski dari pinggir pantai menuju ke tengah laut. Setelah berada di wilayah aman, jet ski tersebut diserahkan kepadamu untuk kamu kemudikan sesukamu.

Lokasi
Kamu dapat bermain jat ski di pantai Sanur, Tanjung Benoa, Lovina dan di danau Beratan (Bedugul).

Modal
Kamu tak perlu menggelontor- kan uang terlalu besar untuk bisa bermain jet ski. Modalmu hanya akan berkurang sekitar Rp150 ribu-Rp200 ribu jika kamu bermain selama 15 menit. Di Lovina, per 15 menit kamu dikenai sewa sebesar US$ 25.

Hide

/

Parasailing

Parasailing berasal dari kata parachute dan sailing. Jadi tubuh kamu akan diikat pada sebuah parachute dengan dua buah harness (tali kekang). Kemudian, dengan sutas tali, parachute tersebut dikaitkan pada sebuah speed boat yang akan menarik kamu dengan kecepatan tinggi. Tingginya kecepatan itu membuat parachute terangkat dan tubuhmu pun turut melayang ke udara. Kamu akan merasakan sensasi yang tak terlukiskan ketika berada di ketingginan 100 meter di atas permukaan laut di mana badan hanya terikat pada dua buah harness. Beberapa orang yang pernah mencobanya mengatakan ada perasaaan ngeri bercampur takjub menyelimuti perasaannya. Cobalah!

Venue
Pantai Tanjung Benoa, pantai Sanur, pantai Lovina dan Bedugul (danau Beratan).

Biaya
Bermain parasailing di Bedugul kamu dikenai biaya Rp65 ribu per 15 menit. Sedangkan di Tanjung Benoa dan Sanur tarif berkisar antara Rp100 ribu – Rp125 ribu per 15 menit. Di pantai Lovina, tarifnya U$ 20 per 15 menit.
















Hide

/

Pantai Sanur

Pantai Sanur adalah salah satu pantai yang menarik di pulau Bali. Letaknya enam kilometer dari pusat kota Denpasar. Kalau dari Kuta, jaraknya sekitar 15 km ke arah timur. Pantai berpasir putih dan lembut ini terbentang sepanjang tiga kilometer dari utara ke selatan dengan garis pantai menghadap ke timur. Karena itulah gerakan matahari terbit terlihat dengan jelas dari pantai ini.

Kawasan pantai Sanur merupakan alternatif bagi para pelancong yang kurang menyukai suasana hiruk semacam Kuta, Legian dan Seminyak. Di Sanur, ketenangan dan kenyamanan jauh lebih terasa. Namun, dibandingkan dengan Kuta, tarif hotel di kawasan Sanur umumnya relatif lebih mahal.

Kawasan Sanur sendiri mulai dikenal sebagai kawasan wisata Bali sejak berdirinya hotel Bali Beach (sekarang Inna Grand Bali Beach). Inilah hotel besar pertama di Bali. Sejak saat itu, pantai Sanur semakin ramai di kunjungi oleh pelancong. Kini, pantai Sanur menjadi kawasan rekreasi bukan hanya bagi pelancong, tetapi juga bagi penduduk Denpasar terutama di hari Minggu atau hari-hari libur lainnya.

Pantainya yang bersih dan ombaknya yang berdebur jauh di tengah, membuat pantai Sanur menjadi tempat yang menyenangkan untuk berenang, bermain kano, atau snorkeling. Tak perlu mahir berenang, kamu bisa nyempung ke air laut yang menjangkau bibir pantai. Soalnya, kedalamannya cuma setinggi dada orang dewasa. Tapi kalau tetap khawatir, kamu bisa menyewa pelampung yang disediakan di tepi pantai dengan tarif Rp 5 ribu sepuasnya. Walau pun biasanya, sih, pelampung-pelampung itu disewa oleh anak-anak kecil yang takut berenang.

Jika ingin bermain kano, kamu juga dapat menyewanya di tepi pantai. Tarif sewanya Rp10 ribu untuk digunakan sepuasnya. Begitu juga peralatan snorkeling dengan tarif sewa sebesar Rp 25 ribu kamu dapat menggunakan sepuasmu. Tapi tidak untuk peralatan menyelam. Peralatan rekreasi ini, harganya jauh lebih mahal. Tempat penyewaannya pun nggak banyak, meskipun nggak sulit juga untuk didapat. Kamu harus merogoh kocek sebesar Rp 400 ribu untuk satu sesi penyelaman

Akses
Kawasan Sanur dapat dicapai dengan mudah dengan kendaraan apa pun. Dari Kuta kamu dapat menjangkaunya melalui jalan by pass yang lebar dan mulus. Pantai Sanur sendiri merupakan tempat keberangkatan dan kedatangan jika kamu mau melancong ke Nusa Penida.

Akomodasi dan sarana lain
Dibanding Kuta, di kawasan Sanur terdapat lebih banyak hotel berbintang yang memiliki fasilitas lengkap. Bahkan, sebagian dari hotel mewah tersebut “memiliki” private beach di area belakang. Selain hotel, di Sanur juga terdapat banyak villa dan resort dengan suasana yang sangat tenang dan nyaman. Tentu dengan harga yang menawan juga.

Di sekeliling kawasan, banyak berderet kios yang menjual barang kerajinan seperti baju, kain, kalung, gelang, sandal, topi dan pernak-pernik lainnya. Harganya nggak terlalu mahal. Tapi, tetap saja, jangan malu untuk menawarnya. Jika cerdik, kamu bisa memperoleh barang setengah dari harga yang ditawarkan.

Untuk urusan makan, tak usah khawatir. Di Sanur terdapat banyak kafe dan restoran yang menawarkan berbagai macam menu dengan cita rasanya masing-masing. Berbagai restoran cepat saji juga terdapat di sini.

Penyewaan Kendaraan
Seperti di Kuta, di kawasan Sanur juga terdapat banyak tempat penyewaan kendaraan dari mobil, motor hingga sepeda, dengan tarif yang hampir sama dengan yang berlaku di Kuta.

Setiap bulan Agustus, masyarakat Sanur khususnya yang bergelut di dunia pariwisata selalu menyelenggarakan Sanur Village Festival yang menyuguhkan berbagai macam acara hiburan tradisional, atraksi, pawai, dan pameran.


Museum Le Meyeur
Di Sanur terdapat museum yang cukup terkenal yakni Museum Le Mayeur. Museum ini menyimpan karya-karya A.J. Le Mayeur, seorang maestro asal Belgia yang menetap di Bali sejak 1937 dan menghabiskan usianya di kawasan Sanur. Le Mayeurlah yang pertama kali memperkenalkan pantai Sanur pada dunia luar.




Hide