Showing posts with label Pantai Amed. Show all posts

/

Perjalanan ke Bali Timur dari Sisi Selatan

Hampir seluruh lekuk pantai dan desa di pulau Bali menarik untuk dikunjungi, termasuk yang terdapat di bagian timur pulau ini. Di wilayah yang termasuk dalam kabupaten Karangasem itu terdapat antara lain obyek wisata Tengangan, Candidasa, Taman Tirta Gangga, Istana Ujung, Pantai Tulamben, pantai Amed, dan banyak lagi. Berikut ini adalah gambaran rute, jarak dan waktu tempuh dari Kuta menuju pantai Amed atau Tulamben, dua pantai yang terkenal dengan pemandangan bawah lautnya.

Perjalanan ini ditempuh dengan mobil dalam kecepatan sedang (rata-rata 60 km per jam) melalui jalan bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Jika kamu berangkat dari Kuta, melalui jalan bypass Simpang Siur, kamu memerlukan waktu 30 menit untuk tiba di pintu jalan bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra. Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, kamu akan tiba
di perempatan Pantai Lebih. Jika ingin mampir di pantai ini untuk sarapan, kamu tinggal belok kanan sekitar 25 meter ke arah pantai. Di sana kamu bisa menyantap menu sea food sambil menikmati pemandangan pantai.

Dari pantai lebih, terus melaju ke arah timur, dalam waktu kurang lebih 15 menit kamu akan tiba di Pura Goa Lawah. Kamu bisa singgah di sana sejenak untuk melihat-lihat keunikan pura yang berada di depan goa besar yang dipenuhi dengan ribuan kelelawar. Di depan pura kamu bisa membeli beberapa souvenir dengan harga yang tak terlalu mahal. Tapi ingat, adakan tawar menawar sebelum menyepakati harganya.

Dari Pura Goa Lawah, perjalanan dilanjutkan lagi. Dalam 10 menit kamu akan tiba di pertigaan (traffic light) Pelabuhan Padang Bai. Jika ingin mampir, silakan. Sekadar informasi, pemandangan di sana cukup menarik. Namun nuansa pelabuhannya yang lebih kental terasa. Beberapa kilo meter dari pertigaan tersebut terdapat obyek wisata menyelam. Namanya Bloo Lagoon. Kalau kamu masuk ke sana, bisa jadi perjalananmu hari itu terhenti di sana. soalnya, pantai di sana punya daya tarik untuk melakukan snorkeling. Alamdan ikan-ikan hias di perairan tersebut indah dan beragam.

Katakanlah kalian lanjut, dalam 14 menit kamu akan tiba di pertigaan Manggis. Cirinya ada tugu berbentuk buah manggis di pertigaan tersebut. Ikuti saja jalan utama, lima menit kemudian kamu akan tiba di pertigaan Tenganan. Tenganan adalah sebuah desa kuno di Bali. Orang menamakannya desa Bali Aga. Kalau kamu mau berkunjung ke desa tersebut, berbeloklah ke kiri sekitar satu kilometer. Jalan yang kalian lalui akan berujung pada jalan buntu persis di depan gerbang desa tua tersebut. parkirkan mobilmu di dekat situ dan masuklah dengan berjalan kaki.

Dari Tenganan, perjalanan berlanjut. Dalam waktu sekitar 32 menit kalian akan tiba di pertigaan pantai Amed. Kalau kamu memilih Pantai Amed, kamu tinggal berbelok ke kanan sekitar 13 kilometer. Kalau kamu memilih pantai Tulamben, kamu harus melanjutkan perjalanan sekitar 14 kilometer lagi yang dapat kalian tempuh dalam waktu hanya 14 menit saja. Dalam perjalan ke sana, kamu akan melewati jalan-jalan berkelok dengan pemandangan alam yang indah.

Hide

/

Pantai Amed, Keindahan di Bali Timur

Menurut penelitian The Nature Conservancy tahun 2008, Pantai Amed merupakan satu di antara sedikit pantai yang kondisi terumbu karangnya masih baik. Terjaganya terumbu karang di perairan yang pantainya berpasir hitam ini, menjadi tempat yang menyenangkan bagi berbagai jenis ikan. Puluhan spesies ikan cantik hidup di gugusan karang yang menawan itu. Jenis-jenis ikan tersebut antara lain ikan Cardinal, ikan Trigger, Black Snaper, Pyramid Butterrflies, ikan Banner, dan ikan Damselfish. Yang menarik lagi, kehangatan air di pantai ini tidak berubah-ubah. Suhunya, entah siang maupun malam, tetap pada kisaran 28 derajat celcius.

Pantai Amed terletak di sisi timur Pulau Bali. Pantai ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Karangasem. Dari kota Amlapura, jarak pantai ini sekitar 22 kilometer yang bisa kamu tempuh selama 30 menit. Jika kamu berangkat dari Kuta, kamu harus menempuh jarak sejauh kurang-lebih 95 kilometer atau sekitar dua jam perjalanan dengan mobil.

Begitu menyelam, biasanya kamu enggan untuk beranjak apalagi pergi meninggalkan pantai yang indah dan tenang itu. Karena itu kamu harus menyiapkan diri untuk menginap. Kamu bisa memilih satu dari sekian banyak penginapan yang terdapat di kawasan itu. Mau yang hotel melati atau hotel berbintang, semua tersedia.

Untuk urusan lidah dan perut, tersedia cukup banyak warung makan yang menjual makanan kecil dan nasi campur. Ada juga beberapa restoran yang cukup besar dengan menu Indonesia yang lezat.

Hide