Showing posts with label Snorkeling. Show all posts

/

Snorkeling

Snorkeling adalah cara termudah menikmati surga di bawah laut. Aktivitas ini hampir sama dengan free diving, yaitu menyelam di kedalaman air selama beberapa waktu. Berbeda dengan menyelam yang harus menggunakan peralatan dan harus memiliki ketrampilan khusus, snorkeling menggunakan peralatan yang jauh lebih sederhana dan tak memerlukan keahlian khusus. Asal bisa berenang, kamu pasti bisa melakukannya. Peralatan yang kamu butuhkan pun relative sederhana. Kamu hanya memerlukan masker, snorkel dan fin.

Masker terbuat dari bahan plastik yang berfungsi sebagai jendela untuk melihat di dalam air dan mencegah air laut masuk ke hidung. Tanpa masker, mata akan perih akibat serbuan garam laut ke selaput mata.

Snorkel adalah alat bantu pernafasan. Alat ini berupa pipa udara yang salah satu ujungnya dimasukkan ke mulut, sementara ujung lainnya menyembul ke permukaan air. Sebelum menggunakan snorkel di air, berlatihlah terlebih dahulu agar terbiasa menghirup udara dengan mulut.

Sedangkan fin adalah sepatu dari karet berbentuk kaki katak yang berfungsi untuk mempercepat gerakan kamu saat mengapung di air.

Dibanding menyelam, risiko snorkeling jauh lebih kecil, dan dapat dilakukan dengan lebih santai. Cuma, tak seperti menyelam yang bisa leluasa menjelajah hingga ke perairan yang dalam, snorkeling hanya dapat menikmati keindahan bawah air di perairan dangkal di dekat pantai saja.

Lokasi
Sanur (300 meter dari bibir pantai), Amed, Tulamben, Lovina, Nusa Penida, Perairan Pulau Menjangan (Bali Barat).

Biaya
Kocek yang harus kamu rogoh untuk snorkeling di Sanur adalah sebesar Rp 150 ribu per orang per jam. Biaya tersebut sudah menyakup fasilitas glass bottom boat, seorang instruktur, seorang operator perahu, diving mask, sepatu katak (swim fin), safety jacket tanpa wetsuit.

Kalau kamu ingin memotret keindahan pemandangan di bawah air, kamu dapat menyewa underwater camera seharga Rp 150 ribu.

Di pantai Amed, ongkos sewa peralatan snorkeling lebih murah. Di pesisir timur pulau Bali itu, sewa peralatan snorkeling Rp 20 ribu per 12 jam, sewa jaket pelampung Rp 25 ribu per 12 jam. Dan, di sini kamu bebas memilih lokasi snorkeling di titik mana saja. Kata warga setempat, "Ini lautnya Tuhan, mau snorkeling di mana aja silakan...."

Di Lovina, biaya snorkeling, Rp 100 ribu per orang (sudah termasuk air minum botolan dan makanan ikan).


Hide

/

Padang Bai

Padang Bai terletak di Kecamatan Manggis, sekitar 53 kilometer dari kota Denpasar atau lebih kurang 30 kilometer dari Amlapura. Dari Kuta, dapat dijangkau dengan memakan waktu drive sekitar 3 jam. Daerah ini merupakan kawasan pelabuhan yang menghubungkan pelayaran antara pulau Bali dan pulau Lombok. Di sini pula tempat mendaratnya para wisatawan yang berkunjung ke Bali melalui lautan yang diangkut oleh kapal-kapal pesiar.

Lokasi Padang Bai terletak di pantai jalan jurusan Klungkung-Karangasem belok ke arah kanan. Di Padang Bai kini telah ada beberapa buah penginapan maupun rumah makan bagi para wisatawan yang menikmati liburannya di sana, maupun para wisatawan yang akan pergi atau yang baru datang dari Lombok. Di sini juga tersedia jukung-jukung tradisional dan perahu bermotor kecil yang siap disewa untuk menikmati wisata air. Di sisi areal parker, toko-toko penjual souvenir berderet dengan dagangannya yang cukup menarik.

Untuk keperluan penyeberangan ke Lombok tersedia kapal ferry yang siap melayani wisatawan atau orang-orang yang pergi ke Lombok, empat kali penyeberangan dalam sehari.

Yang menarik dari obyek ini adalah tempatnya yang berupa teluk terlindungi batu karangnya yang hitam kokoh sehingga kehidupan bawah airnya aman. Di bagian timur pantai Padang Bai pasirnya berwarna putih bersih dan tebal ini mengasyikkan untuk berenang atau berjemur. Ikan-ikan hiasnya yang berseliweran di sela karang, menarik untuk dinikmati dengan melakukan diving maupun snorkeling.

Hide