/

Hindari Pemerasan oleh Oknum Guide Lokal Besakih

Wisatawan yang berkunjung ke pura Besakih kerap mendapat perlakuan tak menyenangkan dari pemandu wisata lokal di kawasan tersebut. Selasa (26/5/2009) lalu, Pemerintah Kecamatan Rendang memberi teguran keras kepada lima orang pemandu wisata yang tergabung dalam kelompok guide khusus di Besakih karena ulahnya yang tak terpuji saat memandu wisatawan. Dengan caranya masing-masing, ke-lima pemandu tersebut melakukan pemerasan terhadap wisatawan asing.

“Jika tetap membadel, sanksi berikutnya adalah pencabutan lisensi sebagai pemandu wisata di sana ,” ucap Sekretaris Kecamatan Rendang, I Made Kusuma Negara.

Selama ini, para pelancong yang berkunjung di pura Besakih diharuskan membeli tiket seharga Rp. 8 ribu di loket yang letaknya di dekat pintu gerbang. Di depan loket tersebut berjaga beberapa petugas yang mengingatkan para pelancong yang memakai celana pendek di atas lutut untuk memakai kain sarung. Jika tidak membawa kain, oleh mereka disarankan untuk membeli atau mengenakan kain sarung milik petugas di sana. Sarung tersebut satu paket dengan pemandu wisata yang akan mengantarkan pelancong itu berkeliling melihat-lihat keunikan pura terbesar di Bali tersebut. Dari loket tadi, para pelancong masih harus berjalan menanjak sekitar satu kilometer untuk mencapai Pura Besakih. Bagi yang tidak kuat, dapat memanfaatkan fasilitas ojek.

Nah, jarak yang jauh dan ketidaktahuan pelancong inilah yang kerap menjadi ruang bagi para pemandu wisata yang nakal untuk melakukan pemerasan. Misalnya, meminta tambahan fee setelah mengajak tamu tersebut berkeliling.

Kusuma Negara mengimbau agar wisatawan yang merasa dirugikan oleh pemandu wisata local di sana untuk segera melaporkan kepada petugas kepolisian yang bertugas di sana. Saat melaporkan, minta identitas petugas yang menerima laporan tersebut. Dengan demikian, paparnya, keluhan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan akurat.

“Selama ini sejumlah tamu yang komplin sering menyampaikan setelah lewat beberapa hari, sehingga begitu hendak dikonfrontasikan tamu tersebut sudah siap kembali ke negaranya,” tandas Kusuma Negara.

Saat ini guide khusus Besakih berjumlah 285 orang setiap harinya. Mereka terbagi dalam empat shift yang masing-masing terdiri 50 orang. Menurut aturan resmi, sebagai petugas yang wajib melayani wisatawan, para pemandu tersebut memperoleh fee sebesar Rp 2.400 dari tiket masuk Rp 10 ribu untuk wisatawan asing dan Rp 8 ribu untuk wisatawan domestik. Namun, kenyataan di lapangan para pemandu tersebut meminta fee sebesar Rp. 30 ribu kepada wisatawan.

Kunjungan wisatawan ke kawasan Pura Besakih saat ini menjukkan peningkatan dari 19.379 orang pada hingga April 2008 menjadi 64.624 orang pada April 2009.

Tip Berwisata ke Besakih:

  • Bawa kain sarung sendiri, kenakan saat hendak masuk ke kawasan pura.
  • Siapkan pengetahuanmu tentang pura Besakih sebelum melancong ke sana.
  • Jika hendak menggunakan jasa pemandu wisata, tanyakan terlebih dahulu apakah mereka akan mengenakan biaya tambahan.
  • Saat melakukan tawar menawar itu, buat foto untuk mengetahui dengan siapa kamu bernegosiasi.
  • Bila hendak menggunakan ojek, lakukan tawar menawar. Tarif ojek saat ini berkisar antara Rp. 15 ribu hingga Rp. 25 ribu.
  • Jika ada hal yang membuatmu kecewa, segera laporkan di pos polisi terdekat. Tunjukkan foto yang kamu buat sebelumnya untuk memudahkan pengidentifikasian.

RSS Feed

0 Comments for Hindari Pemerasan oleh Oknum Guide Lokal Besakih

Leave a comment!